dsc06368

 

SEBANYAK 165 wisudawan-wisudawati STIKES Intan Martapura resmi dilantik pada wisuda tahun akademik 2024/2025 yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Qin, Banjarbaru, Kamis (9/10/2025)

Mereka terdiri atas 2 lulusan Profesi Ners, 17 lulusan Sarjana Administrasi Rumah Sakit (S.A.R.S.), dan 146 lulusan Diploma III Keperawatan. Prosesi mengukuhkan capaian akademik sekaligus menandai kesiapan para lulusan untuk memasuki dunia kerja layanan kesehatan.

Acara dihadiri Bupati Banjar yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah, H. Ikhwansyah, M.Kes, jajaran LLDIKTI Wilayah XI, pimpinan Rumah Sakit dan Puskesmas, serta sejumlah pimpinan kampus kesehatan di Kalimantan Selatan.

Bupati Banjar dalam sambutannya mengharapkan sinergisitas dan kolaborasi terus terjalin dalam beragam bidang agar terwujud cerminan pendidikan berkualitas yang berlokasi di Kabupaten Banjar dan turut serta memperkuat layanan Kesehatan daerah

cetak ukuran 10 r diii a 60 kali

Wisuda diisi dengan orasi ilmiah dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, S.SiT., M.KM mengusung tema “Peran Strategis Tenaga Kesehatan dalam Transformasi Pelayanan Kesehatan Indonesia di Era Digital”.

ia menekankan pentingnya kompetensi klinis yang berpadu dengan literasi digital dan keselamatan pasien. Perubahan ekosistem layanan—dari rekam medis elektronik, sistem informasi rumah sakit, hingga telehealth—meminta tenaga kesehatan adaptif, berintegritas, dan peka pada inovasi.

Ketua Yayasan Insan Banjar Prestasi Dr. H Taufik Arbain, S.Sos., M.Si. menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah dalam sinergi dan kolaborasi lintas aktor (pemerintah, fasilitas layanan kesehatan, dunia pendidikan) untuk menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas di Kabupaten Banjar dan wilayah Kalimantan Selatan.

Yayasan BIP dan Stikes Intan terus mendorong mencetak tenaga kerja profesional, termasuk menjemput Masyarakat di pelosok-pelosok kuliah di Stikes agar turut serta menjadi aktor pembangunan kesehatan di daerah.

“ Maka dari itu Yayasan mendorong Satuan Pendidikan mendedikasikan pengembangan prodi sesuai kebutuhan dan mengisi kelangkaan seperti Prodi psioterapi, dan prodi K3 (Kesehatan, dan keselamatan Kerja) sembari terus membenahi infrastruktur,” ungkapnya.

Ketua STIKES Intan Martapura, Hj. Zubaidah, SST., S.Kep., MPH, mengapresiasi jerih payah wisudawan yang berhasil menuntaskan studi di tengah dinamika tantangan pembelajaran praktik dan akademik.

Pihak kampus juga menganugerahkan penghargaan kepada delapan lulusan dengan IPK tertinggi dari masing-masing program, serta sembilan wisudawan berprestasi (tiga dari DIII Keperawatan dan enam dari Sarjana Keperawatan), sebagai bentuk pengakuan atas kinerja akademik, kontribusi organisasi, dan dedikasi pada peningkatan mutu kampus.

Harapan ini juga disampaikan Ketua LLDIKTI Wilayah XI yang hadir secara virtual menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi kesehatan mesti tangguh bersaing di era global, menguasai kompetensi inti sekaligus soft skills dan etos layanan.

Acara dilengkapi dengan pengambilan sumpah perawat oleh Ketua DPW PPNI Provinsi Kalimantan Selatan H. Tantawi Yauhari, S.Kep, sebagai penegasan komitmen etik, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial para lulusan dalam praktik keperawatan.

Momentum ini menjadi gerbang awal pengabdian yang ditandai dengan janji melayani masyarakat secara berkeadilan dan berorientasi mutu.