Stikes Intan Martapura PKL di Astambul

Cetak

Martapura, Infopublik - Praktek Kerja Lapangan (PKL) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari program Tri Dharma Perguruan Tinggi. Oleh sebab itu Stikes Intan Martapura, Senin (14/5), di halaman kantor kecamatan melepas para mahasiswanya PKL di Kecamatan Astambul.

Tampak hadir Bupati Banjar yang diwakili Staf Ahli Bupati Banjar Bidang Pemerintahan Drs.Zainal Abidin, Camat Direktur Akper Intan Martapura Sirajuddin Noor,S.Kp,M.Kes., Camat Astambul Gusti Suryani,S.Sos, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kab. Banjar H.Suwardi,MM, Kepala Puskesmas Astambul Hj.Erni Hastati,AMK, dan para pembakalan se-Kecamatan Astambul.

 

Zainal Abidin mengatakan, kegiatan PKL sebaiknya tidak hanya sebatas untuk memenuhi kegiatan unsur akademis semata, namun harus benar-benar menjadi kegiatan yang memberikan manfaat ganda, baik untuk kepentingan mahasiswa dan perguruan tinggi yang bersangkutan, juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah.

PKL ini menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi tenaga perawat yang profesional dan berkualitas. "Ilmu yang bermanfaat tidak hanya berasal dari bangku kuliah tapi dapat pula diperoleh dengan pengabdian di masyarakat," ujar Zainal.

Khusus kepada para mahasiswa yang bertugas, lanjutnya, kami harapkan agar mampu beradaptasi sebaik mungkin dengan suasana kehidupan masyarakat setempat. "Berikanlah pemahaman kepada masyarakat dengan bahasa yang santun sehingga masyarakat dapat menerima apa yang disampaikan," jelasnya.

Disamping itu,tambah Zainal, para mahasiswa perlu melakukan pendekatan dengan para tokoh-tokoh dan tetuha masyarakat setempat ataupun dengan kepala desa setempat.

PKL yang diikuti 162 mahasiswa Akper Intan ini dan dilangsungkan dari 14 Mei hingga 02 Juni 2012 nanti, kata Sirajuddin, akan dilaksanakan di 10 desa di Kecamatan Astambul.

Usai acara pelepasan, Gusti Suryani begitu berterimakasih atas ditempatkannya para mahasiswa keperawatan di wilayahnya. Menurutnya, yang terpenting adalah mereka nanti dapat beradaptasi dengan kondisi perkampungan serta bisa bergaul dengan etika yang sopan. (MCBanjar/ari/yanto).

Sumber (Info Public)