Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel menggelar Karnaval Implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dengan tema “Penerapan 7 Tatanan Kawasan Tanpa Rokok di Lingkungan Kita.” Kegiatan ini mengusung tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang sehat dan bebas asap rokok.

STIKes Intan Martapura berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan mengirimkan tim yang terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan seluruh Himpunan Mahasiswa (HIMA) dari setiap program studi. Mereka menampilkan kreativitas dalam mengangkat isu bahaya rokok serta mengampanyekan penerapan KTR sesuai 7 tatanan.

Adapun 7 tatanan Kawasan Tanpa Rokok meliputi: fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat kerja, tempat umum dan fasilitas umum, tempat ibadah, tempat bermain anak, dan angkutan umum.

STIKes Intan Martapura menampilkan konsep visual edukatif dengan pesan kampanye yang kuat dan komunikatif. Kreativitas tersebut menarik perhatian masyarakat dan juri karena mampu menyampaikan pesan kesehatan secara jelas dan menarik.

Pada akhir kegiatan, tim BEM STIKes Intan Martapura meraih Juara 3 dalam perlombaan karnaval. Prestasi ini menjadi kebanggaan kampus sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung gerakan hidup sehat.

Ketua BEM STIKes Intan Martapura, Amrina, mengungkapkan rasa bangganya atas usaha seluruh tim.

“Kami dari BEM sangat bangga, terlebih HIMA dari setiap prodi ikut berpartisipasi dan memeriahkan karnaval ini dengan kreatif dan kompak. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Kegiatan ini mengingatkan kita untuk terus memegang komitmen dalam mewujudkan lingkungan bebas rokok dan menerapkan kawasan tanpa rokok di sekitar kita,” ujarnya.

Ketua STIKes Intan Martapura, Hj. Zubaidah SST., S.Kep., MPH, juga memberikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa STIKes Intan Martapura tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga aktif dalam kampanye kesehatan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kreativitas dan kekompakan mahasiswa dalam menyuarakan pentingnya Kawasan Tanpa Rokok. Semoga semangat ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” tuturnya.

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi seluruh peserta dan mendorong masyarakat untuk menerapkan edukasi KTR secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan pencapaian ini, STIKes Intan Martapura menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan kesehatan yang aktif dan berkontribusi nyata dalam promosi kesehatan masyarakat. 

 

 

 

 

 

 

 

 

STIKES Intan Martapura menyelenggarakan Lomba Senam Anak Indonesia Hebat pada Jumat, 14 November 2025, di Kampus 2 STIKES Intan Martapura untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang mengusung tema “Bangun Generasi Sehat dan Hebat melalui SEHAT: Sadar, Edukatif, Hidup Aktif dan Terarah.” Kegiatan ini mendorong pelajar agar lebih aktif, bugar, dan sehat.

Sebanyak 9 tim dari 6 sekolah berpartisipasi dalam perlombaan tersebut dengan menampilkan kreativitas dan energi terbaik mereka. Antusiasme peserta membuat suasana kompetisi semakin meriah.

Setelah proses penilaian, SMA Mitra Kasih meraih Juara 1 melalui penampilan yang solid dan memukau. SMK Borneo Lestari menempati Juara 2 berkat kekompakan gerakan mereka, sementara Tim B dari SMAN 1 Sungai Tabuk menduduki Juara 3 dengan koreografi yang rapi dan ekspresif.

Penanggung Jawab Lomba, Siti Fatimah, mengapresiasi seluruh peserta yang menunjukkan semangat luar biasa. Ia menilai kegiatan ini sebagai ruang positif bagi generasi muda untuk belajar menjaga kesehatan dengan cara menyehatkan badan

Antusiasme para peserta menunjukkan bahwa hidup sehat dapat dimulai dari kebiasaan bergerak. Ini bukan hanya kompetisi, tetapi pengalaman belajar yang sangat berarti,” ujarnya.

Ketua Pelaksana, Muhammad Agus Rezani, juga mengungkapkan rasa syukurnya atas suksesnya kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci kelancaran acara.

 

Melihat antusias peserta dan kerja sama panitia, saya yakin kegiatan seperti ini mampu memperkuat semangat kebersamaan sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat. Semoga ke depan kita dapat menghadirkan program yang lebih inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, STIKES Intan Martapura menegaskan komitmennya untuk mendukung pembangunan kesehatan yang menyentuh generasi muda. Lomba Senam Anak Indonesia Hebat diharapkan memberikan dampak positif dan memperkuat nilai-nilai Hari Kesehatan Nasional ke-61 secara berkelanjutan.

 

 

 

 

 

 

 

Korps Sukarela PMI Unit STIKes Intan Martapura melaksanakan Orientasi Kepalangmerahan dan Pelatihan 67 Jam yang dirangkai dengan Pelantikan Anggota Baru KSR PMI Unit STIKes Intan Martapura periode 2025–2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula 1 STIKes Intan Martapura pada Minggu (9/11/2025) siang.

Sebanyak 8 anggota baru resmi dilantik oleh M. Noor Ifansyah, S.Kep., Ns., M.Kep, selaku Pembina KSR PMI Unit STIKes Intan Martapura. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Komandan KSR Syifa Annisa Halwa, Ketua Pelaksana Ikhwanur Yahya Barus, serta Wakil Ketua II Bidang Administrasi Akademik dan Keuangan STIKes Intan Martapura, Iis Pusparina, SST., M.Kes., M.MKes, bersama sejumlah pengurus dan tamu undangan.

 

Dalam sambutannya, M. Noor Ifansyah menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan KSR PMI Unit STIKes Intan Martapura. Ia menilai para anggota baru merupakan generasi muda yang siap menjadi pilar kemanusiaan di lingkungan kampus dan masyarakat.

“Para pemuda dan pemudi yang penuh semangat ini akan menjadi pilar harapan dalam memberikan bantuan dan pengabdian kepada sesama,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan selamat kepada anggota baru yang telah dilantik serta mendorong mereka untuk menjadi relawan aktif dan memanfaatkan pelatihan guna memperdalam ilmu kemanusiaan.

“Kalian telah menunjukkan keberanian dan semangat untuk ikut serta dalam upaya kemanusiaan. Teruslah berkomitmen, berlatih dengan tekun, dan berbagi kasih sayang kepada sesama,” tambahnya.

Sementara itu, Iis Pusparina, SST., M.Kes., M.MKes menekankan pentingnya pelatihan ini untuk menumbuhkan rasa kemanusiaan yang luas pada setiap peserta.

“Kemanusiaan bukan hanya tentang membantu saat musibah, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap masalah kesehatan masyarakat, seperti bantuan sosial bagi yang sakit, korban banjir, kebakaran, dan lainnya,” jelasnya.

 

KSR PMI Unit STIKes Intan Martapura melaksanakan Pelatihan 67 Jam selama empat hari, yaitu pada 1–2 November dan 8–9 November 2025. Para peserta menerima berbagai materi penting, seperti Dasar Kepalangmerahan, Pemberdayaan Masyarakat, Manajemen PMR, Prinsip Umum Pertolongan Pertama, Penilaian Kedaruratan Medis, Penanganan Perdarahan, Cedera Otot Rangka, serta Teknik Pengangkatan dan Pemindahan Korban.

Melalui kegiatan ini, KSR PMI Unit STIKes Intan Martapura berkomitmen mencetak relawan yang tangguh, terampil, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kemanusiaan.

 

 

 

rakernas25

Agenda sedang berlangsung Rapat Kerja Nasional AIPViKI (Asosiasi Institusi Pendidikan Vokasi Keperawatan Indonesia) di Jakarta yang dihadiri oleh Ketua STIKes Intan Martapura, Wakil Ketua 1 STIKes Intan Martapura dan Kaprodi DIII Keperawatan.

 dsc06368

 

SEBANYAK 165 wisudawan-wisudawati STIKES Intan Martapura resmi dilantik pada wisuda tahun akademik 2024/2025 yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Qin, Banjarbaru, Kamis (9/10/2025)

Mereka terdiri atas 2 lulusan Profesi Ners, 17 lulusan Sarjana Administrasi Rumah Sakit (S.A.R.S.), dan 146 lulusan Diploma III Keperawatan. Prosesi mengukuhkan capaian akademik sekaligus menandai kesiapan para lulusan untuk memasuki dunia kerja layanan kesehatan.

Acara dihadiri Bupati Banjar yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah, H. Ikhwansyah, M.Kes, jajaran LLDIKTI Wilayah XI, pimpinan Rumah Sakit dan Puskesmas, serta sejumlah pimpinan kampus kesehatan di Kalimantan Selatan.

Bupati Banjar dalam sambutannya mengharapkan sinergisitas dan kolaborasi terus terjalin dalam beragam bidang agar terwujud cerminan pendidikan berkualitas yang berlokasi di Kabupaten Banjar dan turut serta memperkuat layanan Kesehatan daerah

cetak ukuran 10 r diii a 60 kali

Wisuda diisi dengan orasi ilmiah dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, S.SiT., M.KM mengusung tema “Peran Strategis Tenaga Kesehatan dalam Transformasi Pelayanan Kesehatan Indonesia di Era Digital”.

ia menekankan pentingnya kompetensi klinis yang berpadu dengan literasi digital dan keselamatan pasien. Perubahan ekosistem layanan—dari rekam medis elektronik, sistem informasi rumah sakit, hingga telehealth—meminta tenaga kesehatan adaptif, berintegritas, dan peka pada inovasi.

Ketua Yayasan Insan Banjar Prestasi Dr. H Taufik Arbain, S.Sos., M.Si. menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah dalam sinergi dan kolaborasi lintas aktor (pemerintah, fasilitas layanan kesehatan, dunia pendidikan) untuk menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas di Kabupaten Banjar dan wilayah Kalimantan Selatan.

Yayasan BIP dan Stikes Intan terus mendorong mencetak tenaga kerja profesional, termasuk menjemput Masyarakat di pelosok-pelosok kuliah di Stikes agar turut serta menjadi aktor pembangunan kesehatan di daerah.

“ Maka dari itu Yayasan mendorong Satuan Pendidikan mendedikasikan pengembangan prodi sesuai kebutuhan dan mengisi kelangkaan seperti Prodi psioterapi, dan prodi K3 (Kesehatan, dan keselamatan Kerja) sembari terus membenahi infrastruktur,” ungkapnya.

Ketua STIKES Intan Martapura, Hj. Zubaidah, SST., S.Kep., MPH, mengapresiasi jerih payah wisudawan yang berhasil menuntaskan studi di tengah dinamika tantangan pembelajaran praktik dan akademik.

Pihak kampus juga menganugerahkan penghargaan kepada delapan lulusan dengan IPK tertinggi dari masing-masing program, serta sembilan wisudawan berprestasi (tiga dari DIII Keperawatan dan enam dari Sarjana Keperawatan), sebagai bentuk pengakuan atas kinerja akademik, kontribusi organisasi, dan dedikasi pada peningkatan mutu kampus.

Harapan ini juga disampaikan Ketua LLDIKTI Wilayah XI yang hadir secara virtual menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi kesehatan mesti tangguh bersaing di era global, menguasai kompetensi inti sekaligus soft skills dan etos layanan.

Acara dilengkapi dengan pengambilan sumpah perawat oleh Ketua DPW PPNI Provinsi Kalimantan Selatan H. Tantawi Yauhari, S.Kep, sebagai penegasan komitmen etik, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial para lulusan dalam praktik keperawatan.

Momentum ini menjadi gerbang awal pengabdian yang ditandai dengan janji melayani masyarakat secara berkeadilan dan berorientasi mutu.  

Artikel yang lain...

Halaman 1 dari 47

Mulai
Sebelumnya
1
Banner

Penerimaan Mahasiswa Baru

Yayasan Banjar Insan Prestasi  Sekolah Tinggi Kesehatan Intan Martapura menerima mahasiswa baru tahun akademik 2025 / 2026

- Sarjana Keperawatan

Sarjana Administrasi Rumah Sakit

- Sarjana Fisioterapi

- Sarjana Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

- Pendidikan Profesi Ners

- Diploma Tiga Keperawatan


- Pendaftaran Online

- Uji Tulis Online
- Wawancara Online

One Day Service !!!

 

instagram : @pmb.stikesintanmartapura

email : stikesintanmartapura@gmail.com

WhatsApp Admin : 087816159323

 

Klik di sini untuk melihat kampus 2 STIKES Intan Martapura

Tentang Kami

  • Latar Berlakang
  • Visi Misi
  • Tujuan
  • Pimpinan Lembaga
  • Rencana Pengembangan
  • Staf Akademik

Kemahasiswaan

  • Program Kemahasiswaan
  • Himpunan Mahasiswa
  • Unit Kegiatan Mahasiswa
  • Prestasi Mahasiswa
  • Penerimaan Mahasiswa
  • Kalender Akademik

Kampus

Jl. Samadi No.1 Kelurahan Jawa
Kecamatan Martapura Kota
Kab.Banjar - Kalimantan Selatan
Telp/Fax : 0511-4721812
Email : stikesintanmartapura@gmail.com

www.stikesintanmartapura.ac.id